Cara Daftar UMKM

Cara Daftar UMKM – Sejak Covid-19 mewabah di Indonesia, semua hal mengalami perubahan secara drastis. Mulai dari banyaknya pengangguran hingga kemerosotan kegiatan perdagangan.

Untuk mengurangi dampak tersebut, akhirnya Pemerintah mengeluarkan berbagai macam Bantuan Sosial (Bansos). Salah satunya yaitu Bansos yang diberikan kepada para UMKM sebesar Rp1,2 juta.

Jumlah tersebut memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan Program Bansos yang diselenggarakan pada tahun lalu.

Meskipun seperti itu, namun dengan adanya program tersebut sangat bermanfaat untuk mereka para pelaku usaha yang terkena dampak Covid-19.

Namun, perlu diketahui bahwasannya tidak semua para para pelaku UMKM akan menerima Bansos tersebut.

Yaitu hanya yang sudah mendaftarkan usaha kecil dan menengah mereka saja yang akan mendapatkan Bansos dari Pemerintah.

Oleh sebab itu, kalian para pengusaha kecil dan menengah harus mengerti bagaimana cara mendaftarkan usaha perdagangan kalian pada Badan UMKM.

Kabar baiknya, saat ini untuk mendaftar UMKM sudah bisa dilakukan secara Online. Sehingga, kalian tidak perlu bersusah payah mengantri panjang di Bank.

Untuk kalian para pelaku usaha yang ingin mendaftar di Badan UMKM, kalian sudah berada di website yang tepat. Sebab, dalam kesempatan ini, kami akan membagikan cara daftar UMKM secara online.

Secara detail, jelas dan padat sehingga mudah untuk kalian pahami. Tidak hanya itu saja, kami juga akan membagikan persyaratan yang diperlukan untuk mendaftar UMKM.

Apa itu UMKM?

UMKM merupakan sebuah istilah umum dalam dunia perekonomian yang menggambarkan pelaku usaha ekonomi produktif.

Baik itu secara individu, rumah tangga atau badan usaha yang sudah memenuhi persyaratan dan kriteria yang terdapat pada UU No. 20 Th 2008.

Atau secara umum, UMKM diartikan sebagai bisnis atau usaha yang dijalankan secara perorangan, rumah tangga maupun sebuah badan usaha dengan ukuran kecil.

Sebaiknya bagi kalian yang ingin mendaftarkan usaha kecil dan menengah yang dijalankan, mengetahui terlebih dahulu kriteria dari UMKM tersebut.

Adapun untuk kriteria dari UMKM itu sendiri berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2008, yaitu sebagai berikut :

  • Usaha Mikro
    1. Mempunyai total kekayaan bersih max Rp50.000.000,00 belum termasuk tanah dan bangunan dari tempat usaha.
    2. Mempunyai hasil penjualan pertahun max Rp300.000.00,00.
  • Usaha Kecil
    1. Mempunyai total kekayaan bersih setidaknya Rp50.000.000,00 dan max Rp500.000.000,00 belum termasuk tanah dan bangunan dari tempat usaha.
    2. Mendapatkan hasil penjualan pertahun setidaknya Rp300.000.00,00 dan max Rp2.500.000.000,00 (dua miliyar lima ratus juta rupiah).
  • Usaha Menengah
    1. Mempunyai total kekayaan bersih lebih dari Rp500.000.000,00 dan max Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliyar rupiah) belum termasuk tanah dan bangunan dari tempat usaha.
    2. Mendapatkan hasil penjualan pertahun lebih dari Rp2.500.000.000,00 (dua miliyar lima ratus juta rupiah) dan max Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliyar rupiah)

Catatan :
Semua kriteria yang sebagaimana diatur dalam ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) huruf a dan b, ayat (3) huruf a dan b, bahwasannya nilai nominalnya dapat berubah berdasarkan perkembangan perekonomian yang diatur oleh Peraturan Presiden.

Baca Juga : SaveFrom TikTok No Watermark HD (Irit Kuota) Tanpa Aplikasi

Persyaratan & Ketentuan Penerima BLT UMKM

Persyaratan & Ketentuan Penerima BLT UMKM

Saat ini, pendaftaran untuk mendapatkan BLT UMKM masih terbuka lebar di sebagian wilayah Indonesia. Nah, bagi para pelaku usaha yang tidak sempat mendaftar BLT UMKM tahun lalu.

Masih ada kesempatan untuk mendapatkan BLT UMKM di tahun ini. Untuk pendaftarannya sendiri dapat dilakukan secara online melalui link website yang disiapkan oleh daerah masing-masing.

Namun, jika kalian tidak memiliki peralatan yang memadai, kalian juga bisa mendaftar secara langsung dengan datang ke Dinas yang bergerak di bidang Koperasi atau UKM setempat.

Sebelum melakukan pendaftaran UMKM, tentunya kalian harus mengetahui terlebih dahulu persyaratan dan juga ketentuan yang berlaku.

Adapun persyaratan dan juga ketentuan yang perlu diketahui oleh para pelaku usaha untuk mendaftar BLT UMKM, yaitu sebagai berikut :

  • Merupakan seorang WNI (Warga Negara Indonesia).
  • Harus sudah memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan NIK (Nomor Induk Kependudukan).
  • Terbukti memiliki Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
  • Bukan merupakan Anggota TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BUMN dan BUMD.
  • Tidak sedang menerima bantuan lain seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat).
  • Harus memiliki SK Usaha, NIB-UMK atau bisa juga SIUPP yang sudah ditetapkan oleh pihak terkait jika alamat domisili dari pelaku usaha berbeda dengan tempat usaha.
  • Melampirkan foto dari tempat usaha dan produk yang diperdagangkan.
  • Mempunyai Nomor Induk Kartu Keluarga (NIKK).

Nah, itu dia syarat-syarat dan ketentuan yang harus kalian penuhi sebelum melakukan pendaftaran diri untuk menjadi penerima BLT UMKM.

Baca Juga : Alight Motion Pro Tanpa Watermark (Mediafire) Terbaru

Cara Daftar UMKM Secara Online

Bagi kalian yang sedang membaca atau khususnya untuk kalian yang berperan sebagai pelaku UMKM dan ingin mendaftar sebagai penerima BLT UMKM.

Maka, kalian dapat menyimak penjelasan mengenai tutorial untuk mendaftar menjadi penerima BPUM pada artikel di bawah ini.

Sebab, masih banyak diantara para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang masih bingung dan belum mengetahui cara mendaftar UMKM. Berikut ini adalah tutorialnya, yaitu :

  • Langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah, mengakses link website dari UMKM yaitu dengan mengetikkan “oss.go.id” atau langsung klik DISINI.
  • Jika kalian belum memiliki akun OSS, maka kalian bisa melakukan Register terlebih dahulu di laman tersebut, yaitu dengan cara klik tombol “Daftar” yang terdapat di bagian paling bawah.
Cara Daftar UMKM Secara Online1
  • Namun, jika kalian sudah memiliki akun tersebut, maka kalian bisa langsung masuk kedalam akun OSS dengan cara memasukkan “Ussername atau Email” dan “Password” serta “Code Captcha” yang tersedia lalu klik “Login“.
Cara Daftar UMKM Secara Online2
  • Setelah kalian berhasil Login pada akun OSS, langkah selanjutnya kalian bisa tekan tombol “Perizinan Berusaha“, selanjutnya tekan tombol “Perseorangan“.
  • Tahap berikutnya, kalian tinggal pilih untuk mendaftarkan NIB berdasarkan dengan bidang usaha yang kalian jalankan.
  • Nantinya, kalian akan diperintah untuk mengisi formulir, isilah formulir tersebut dengan baik dan benar sesuai dengan data-data yang kalian miliki.
  • Setelah kalian selesai mengisi formulir tersebut, kalian bisa langsung menekan tombol “Save and Next“, untuk beralih ke tahap selanjutnya.
  • Pada tahap berikutnya, kalian tinggal tekan tombol “Tambah Usaha” dan isi semua informasi yang dibutuhkan oleh data Usaha tersebut. Lalu, tekan kembali tombol “Save and Next“.
  • Untuk kalian yang memiliki Usaha Kecil, maka dapat mengusulkan izin lokasi pada kolom formulir prasarana. Lalu, kalian tekan tombol “Next“.
  • Selanjutnya, kalian koreksi kembali data-data yang telah kalian isi pada laman rangkuman data.
  • Jika dirasa semua data yang kalian lampirkan sudah benar berikan “ceklis” pada kolom “disclaimer“.
  • Tahap terkahir, kalian tinggal tekan tombol “Proses NIB“, sampai sini proses pendaftaran UMKM telah selesai.

Jika kalian sudah mempunyai dokumen NIB, maka kalian sudah tercatat sebagai penerima BLT UMKM sebesar RP1,2 Juta.

Untuk mengetahui, apakah kalian terdaftar sebagai penerima BLT UMKM, kalian bisa mengeceknya melalui bank penyalur seperti BNI dan BRI.

Baca Juga : SnapTik – Download Video TikTok Tanpa Watermark Cepat

Penutup

Gunakanlah dana bantuan yang kalian dapatkan sebaik mungkin, seperti untuk meningkatkan kualitas dari produk usaha yang kalian jalankan.

Segera daftarkan UMKM yang kalian jalankan melalui link yang sudah kami bagikan pada pembahasan diatas.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan kepada kalian, semoga dapat membantu kalian yang ingin mengetahui tentang Cara Daftar UMKM di OSS.